WONOSARI- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul melalui Subbagian Perencanaan menyelengarakan kegiatan Sosialisai Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja tahun 2021. Kegiatan bertempat di Ruang Rapat Handayani Disdikpora Kabupaten Gunungkidul dengan dihadiri oleh Drs. Sudya Marsita, M.M. selaku Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga dan Sumarno, S.Pd., M.M. Selaku Kepala Subbagian Perencanaan Disdikpora Kabupaten Gunungkidul serta diikiti oleh peserta sejumlah 31 yang berasal dari sekolah yang mendapatkan Dana BOS Kinerja di Kabupaten Gunungkidul tahun 2021.
Dalam sambutannya Drs. Sudya Marsita, M.M. memberikan selamat kepada tiga puluh satu sekolah di Kabupaten Gunungkidul yang mendapatkan Dana BOS Kinerja tahun 2021. Dimana dua puluh satu dari tiga puluh satu sekolah tersebut merupkan sekolah pengerak di Kabupaten Gunungkidul.
“sekolah pengerak ini kurikulumnya mengunakan kurikulum operasional sekolah. tidak usah alergi dengan perubahan ”. ujar Marsita, Rabu (13/10).
Drs. Sudya Marsita, M.M. menyampaikan lebih lanjut bahwa di era digitalisasi sekolah harus menyiapkan dan menyesuiakan dengan digitalisasi maka bos kinerja tersebut untuk dapat di fokuskan ke digitalisasi.
“agar sekolah – sekolah dapat mengikuti perkembangan jaman yang mau tidak mau tidak dapat kembali ke manual lagi” jelas Marsita.
Beliau juga berpesan utuk seluruh pelaporan tekait dengan aset agar dipercepat agar dapat tepat waktu.
Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SDN Nanas tahun 2024
Pembelajaran dikelas 5 mengajarkan tentang implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), memalui aspek resik, melalui pengelolaan kebersihan pemanfaatan kembali barang yang masih layak pakai, dan pendauran ulang sampah melalui prinsip mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur (recycle). Melalui pembiasaan dan pembelajaran yang positif, anak akan lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap
Salah satu implementasi yang sudah diterapkan dalam pembelajaran kelas 3 di SDN Nanas adalah Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik nyaman. Dimana para siswa mengenal aspek indah, melalui gotong royong dalam menata taman didepan kelas agar terlihat hijau dan nyaman berguna dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa. Penghijauan di lingkungan sekolah memberikan manfaat yang luas, baik dari segi kesehatan pendidikan dan lingkungan. Dengan menciptakan ruang hijau yang sehat dan produktif, sekolah tidak hanya mendukung perkembangan siswa secara holistik, tetapi alam.
Implementasi yang biasa dilakukan kelas 2 di SDN Nanas dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui pembiasaan nilai-nilai positif salah
Sesuai dengan Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka dalam Upaya Optimalisasi Capaian Belajar dan
Sesuai Surat edaran bupati Gunungkidul, Nomor B/400.5.8/38/2026. Setiap tanggal 14, Pendidik dan Tenaga Kependidikan di
Apel pagi dalam rangka memperingati hari jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271 dilaksanakan pada hari Jumat, 13 Maret 2026 di Jantraning Laku” yang dimaknai sebagai ajakan untuk mawas diri, melangkah maju secara terarah, serta mewujudkan pembangunan yang terukur dan bertanggung berbasis sejarah, budaya, dan kearifan lokal.Memasuki usia ke-271, DIY meneguhkan perannya sebagai daerah istimewa yang adaptif dan inklusif berkontribusi memperkuat integritas, meningkatkan inovasi, serta menghidupkan nilai spiritual dan budaya dalam setiap gerak pembangunan. Dengan diadakannya apel ini
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 Gelombang 1 di satuan pendidikan dilaksanakan pada tanggal 9–10 Maret 2026. Kegiatan
Pada hari ini Senin, tanggal 9 Februari 2026
Kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Panel Interaktif Digital (Interactive Flat Panel/IFP) mulai diterapkan di SDN Nanas salah satunya dikelas
Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul