WONOSARI- Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul melaksanakan kegiatan Pembahasan Draf Perbub Tentang PPDB Tahun Pelajaran 2021/2022. Bertempat di Ruang Rapat Handayani kegiatan Diikuti oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gunungkidul seperti Bagian Hukum dan Hak Asasi Sekretariat Daerah, Staf Bupati Bidang Hukum Pemerintahan dan Politik, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Sosial, dan Sumber Daya Manusia, serta Satgas Penanganan COVID-19. Kegiatan tersebut membahas tentang draf Perbub PPDB tahun pelajaran 2021/2022 yang didasari oleh Permendikbud No. 01 Tahun 2021.
Drs. Sudya Marsita, M.M. selaku sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul Menyampaikan Bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membuat draf PPDB tahun ajaran 2021/2022 untuk jenjang TK, SD, Dan SMP di Kabupaten Gunungkidul.
“kita menyiapkan dengan mendasar pada Permendikbud No. 01 Tahun 2021 agar perbub ini selaras patuh terhadap Permendikbud dan tidak terjadi benturan di lapangan, sehinga pembahasan draf ini melibatkan semua pihak dilingkungan OPD Kabupaten Gunungkidul”. Jelas Marsita, Selasa (13/04)
Belau juga menyampaikan aturan di tahun pelajar 2021/2022 ini terjadi beberapa perubahan dari tahun pelajaran sebelumnya.
“ini harus dipahami oleh semua pihak agar tidak terjadi permasalahan di lapangan maka kami butuh kecermatan dan setelah perbub nanti dibuat makan kami harus menyiapkan juknis Kepala Disdikpora”. Pungkas Marsita.
Kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) SDN Nanas tahun 2024
Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dilaksanakan pada hari Senin, 1 Juni 2026 diikuti oleh semua siswa dari kelas
Sosialisasi Peran Komite Sekolah dari Dewan Pendidikan ini dilaksanakan pada hari Senin, 25 Mei 2026 pukul 13.00-selesai bertempat
Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) kelas 6 dilaksanakan dari tanggal 18 Mei 2026 s/d 22 Mei 2026. Peserta merupakan berjumlah 14 orang siswa. Penilaian Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) ini bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kemampuan dan perkembangan diharapkan bisa mengukur pemahaman siswa, memberikan umpan balik, mengevaluasi efektivitas pengajaran, menyediakan dasar pengambilan keputusan dan membantu perencanaan kurikulum serta
Rapat POT kelas 6 diselenggarakan pada hari Jumat, 8 Mei 2026 bertempat di ruang kelas 6. Rapat dibuka oleh Bapak 6, kemudian dilanjutkan sambutan dari bapak kepala sekolah bapak Wiyanta, S.Pd. Rapat POT kelas 6 ini diadakan dalam rangka penyampaian informasi akademik kelas IV serta musyawarah POT 6. Rapat POT kelas 6 merupakan bentuk kerjasama dan sarana komunikasi pihak murid dalam hal ini wali murid kelas 6. Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk meningkatkan komunikasi dan kerjasama antara orang mendukung dan menunjukkan kepedulia orang tua dalam mendidik anak anaknya. Selain itu pertemuan POT ini juga sebagai wadah bagi orang menyampaikan aspirasi, dan saran kepada pihak sekolah
Penanaman nilai-nilai religius dan disiplin merupakan upaya yang sangat penting dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Hal SDN Nanas sendiri peserta didik dibiasakan untuk menjalankan shalat Dhuhur berjamaah setiap hari, pembiasaan shalat sunnah Dhuha setiap hari selasa kamis mulai pukul 07.00-07.30 secara teratur. Penerapan nilai-nilai religius dalam pendidikan dapat memberikan kontribusi yang besar didik. Melalui pembiasaan dan pemahaman yang mendalam, peserta didik akan tumbuh menjadi individu yang berkarakter mulia, disiplin, tanggung jawab, serta memiliki kecerdasan spiritual yang baik
Pelaksanaan TKAD yang mengujikan mata pelajaran IPA di SDN Nanas pada hari Selasa, 5 Mei 2026, siswa kelas 6 yang
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 30 di SDN Nanas dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2026. Peringatan hari otonomi daerah
Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD yang dilaksanakan di SDN Nanas tahun 2026 ini diikuti oleh 14 siswa kelas 6
Pembelajaran dikelas 5 mengajarkan tentang implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), memalui aspek resik, melalui pengelolaan kebersihan pemanfaatan kembali barang yang masih layak pakai, dan pendauran ulang sampah melalui prinsip mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur (recycle). Melalui pembiasaan dan pembelajaran yang positif, anak akan lebih mudah menginternalisasi nilai-nilai tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap
Salah satu implementasi yang sudah diterapkan dalam pembelajaran kelas 3 di SDN Nanas adalah Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik nyaman. Dimana para siswa mengenal aspek indah, melalui gotong royong dalam menata taman didepan kelas agar terlihat hijau dan nyaman berguna dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa. Penghijauan di lingkungan sekolah memberikan manfaat yang luas, baik dari segi kesehatan pendidikan dan lingkungan. Dengan menciptakan ruang hijau yang sehat dan produktif, sekolah tidak hanya mendukung perkembangan siswa secara holistik, tetapi alam.
Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul